Cerita Kehidupan Kampus STIQAS yang Nyata – Antara Tugas, Organisasi, dan Pencarian Jati Diri.

Cerita Kehidupan Kampus STIQAS yang Nyata – Antara Tugas, Organisasi, dan Pencarian Jati Diri.

STIQAS – Kehidupan kampus di STIQ Ahmad Sahal (STIQAS) selalu penuh cerita. Setiap mahasiswa memiliki perjalanan unik, tetapi ada kesamaan yang membuat pengalaman mereka terasa nyata dan berkesan: perjuangan akademik, kebersamaan, serta momen-momen kecil yang membentuk diri menjadi lebih matang.

Berikut adalah gambaran kehidupan mahasiswa STIQAS yang benar-benar dirasakan sehari-hari.


1. Pagi yang Dimulai dengan Rutinitas Akademik

Bagi banyak mahasiswa STIQAS, pagi dimulai dengan persiapan kuliah—terkadang terburu-buru, terkadang penuh semangat.
Ada yang datang lebih awal untuk membaca materi, ada pula yang langsung menuju kelas sambil membawa kopi.

Suasana kampus di pagi hari terasa tenang, namun sekaligus memantik semangat belajar.


2. Suasana Perkuliahan: Serius tapi Penuh Canda

Di dalam kelas, suasananya beragam. Ada momen tegang saat dosen menjelaskan materi, ada pula tawa kecil ketika mahasiswa berbagi pengalaman atau menjawab pertanyaan dengan spontan.

Yang paling sering terjadi:

  • Tugas dadakan
  • Presentasi kelompok
  • Tanya jawab hangat antara dosen dan mahasiswa
  • Diskusi panjang yang sering melebar ke kehidupan sosial

Inilah yang membuat perkuliahan di STIQAS terasa hidup.


3. Kesibukan Organisasi yang Jadi Bagian Penting Hidup Mahasiswa

Di luar kelas, mahasiswa STIQAS aktif mengikuti organisasi atau UKM.
Mulai dari kegiatan dakwah, seni, jurnalistik, hingga kepemudaan.

Banyak cerita terbentuk dari sini:

  • Rapat sampai malam
  • Persiapan acara besar
  • Perdebatan ide antar anggota
  • Kebersamaan saat lembur membuat proposal

Organisasi menjadi ruang belajar karakter dan kepemimpinan.


4. Persahabatan yang Tumbuh Secara Alami

Kampus STIQAS dikenal sebagai lingkungan yang hangat.
Mahasiswa dari berbagai daerah berkumpul, saling menolong, dan tumbuh bersama.

Momen sederhana yang sering terjadi:

  • Belajar bersama menjelang ujian
  • Makan siang bareng di kantin
  • Curhat masalah tugas maupun kehidupan
  • Saling berbagi buku, catatan, dan semangat

Persahabatan inilah yang membuat kampus terasa seperti rumah kedua.


5. Tantangan Kuliah yang Menguji Mental dan Komitmen

Tugas yang menumpuk, jadwal padat, tugas hafalan, sampai kegiatan organisasi sering membuat mahasiswa kewalahan.
Namun, justru dari sinilah ketangguhan terbentuk.

Mahasiswa belajar:

  • Mengatur waktu
  • Disiplin dengan target
  • Menyelesaikan masalah sendiri
  • Mencari solusi ketika berada di titik lelah

Tantangan inilah yang kelak menjadi cerita paling berharga.


6. Momen-Momen Tak Terlupakan

Setiap mahasiswa STIQAS pasti punya cerita spesial, seperti:

  • Pertama kali mengikuti lomba
  • Malam-malam lembur tugas makalah
  • Deg-degan menjelang presentasi
  • Merayakan hari wisuda senior
  • Momen kebersamaan sebelum libur panjang

Momen inilah yang meninggalkan kesan mendalam sepanjang hidup.


Penutup

Kehidupan kampus di STIQAS bukan hanya tentang belajar, tetapi tentang proses menjadi manusia yang lebih baik.
Dari tugas kuliah hingga aktivitas organisasi, dari kebersamaan hingga tantangan, semuanya membentuk perjalanan hidup yang nyata dan bermakna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *