Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Ash-Shiddiq (STIQAS) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2025, STIQAS dinobatkan sebagai Kampus Terbaik Paling Berkelanjutan di Asia, mengungguli berbagai institusi ternama lainnya. Pencapaian ini mempertegas komitmen STIQAS dalam membangun kampus yang hijau, ramah lingkungan, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
GreenMetric merupakan pemeringkatan global yang menilai kampus berdasarkan enam indikator utama: lingkungan, energi, limbah, air, transportasi, serta pendidikan dan riset berkelanjutan. STIQAS berhasil memperoleh skor tertinggi berkat implementasi tata kelola lingkungan yang inovatif, efisien, dan konsisten.
Posisi ini menempatkan STIQAS tidak hanya sebagai kampus unggul bidang ilmu Al-Qur’an, tetapi juga sebagai pelopor kampus hijau di kawasan Asia. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa institusi berbasis keislaman pun mampu tampil sebagai lembaga pendidikan modern dan progresif dengan standar internasional.
Untuk mencapai pengakuan ini, STIQAS menjalankan beragam program keberlanjutan, antara lain:
1. Energi Terbarukan
Pemasangan panel surya di area kampus mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan menekan emisi karbon secara signifikan.
2. Pengelolaan Limbah dan Daur Ulang
Sistem pemilahan sampah, bank sampah kampus, dan pengolahan limbah organik menjadi kompos menjadi salah satu keunggulan STIQAS dalam menjaga kebersihan lingkungan.
3. Ruang Terbuka Hijau
Hampir 60% kawasan kampus merupakan area hijau dengan pepohonan rindang, taman tematik, dan ruang belajar outdoor yang mendukung kenyamanan dan kesehatan sivitas akademika.
4. Manajemen Air yang Efektif
Kampus menerapkan teknologi penampungan air hujan (rainwater harvesting) serta sistem irigasi hemat air untuk menjaga keberlanjutan sumber daya.
5. Transportasi Ramah Lingkungan
Penerapan zona bebas kendaraan bermotor, jalur sepeda, serta penyediaan shuttle listrik untuk mobilitas mahasiswa menjadi nilai tambah dalam penilaian GreenMetric.
6. Pendidikan Berorientasi Keberlanjutan
STIQAS mengintegrasikan konsep eco-Islamic education ke dalam kurikulum, membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Pengakuan Dunia untuk Kampus Berbasis Nilai Qur’ani
Rektor STIQAS menyampaikan bahwa pencapaian ini adalah buah kerja bersama seluruh civitas akademika. Beliau menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan sejatinya selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an, terutama dalam menjaga bumi sebagai amanah.
“Keberlanjutan bukan hanya inovasi modern, tetapi juga bagian dari ajaran Islam. Kami ingin menunjukkan bahwa kampus berbasis Qur’ani dapat menjadi pelopor lingkungan berkelanjutan di Asia bahkan dunia,” ujarnya.
Pengakuan ini diyakini akan semakin memperkuat posisi STIQAS sebagai lembaga pendidikan tinggi yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Pencapaian ini membawa sejumlah dampak positif jangka panjang, seperti:
- Meningkatkan daya tarik STIQAS di mata calon mahasiswa
- Memperluas peluang kerja sama internasional
- Menjadi model inspiratif bagi institusi pendidikan lain
- Mendorong riset lintas disiplin di bidang keberlanjutan
- Menghadirkan lingkungan belajar yang sehat, modern, dan nyaman
Komitmen STIQAS membentuk generasi Qur’ani yang peduli lingkungan menjadi kontribusi penting dalam menghadapi isu perubahan iklim global.
Keberhasilan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Ash-Shiddiq (STIQAS) sebagai Kampus Terbaik Paling Berkelanjutan di Asia Versi GreenMetric 2025 membuktikan bahwa institusi pendidikan Islam mampu tampil terdepan dalam inovasi keberlanjutan. Dengan visi hijau yang kuat, STIQAS tidak hanya unggul dalam ilmu Al-Qur’an, tetapi juga dalam mendorong perubahan positif untuk bumi yang lebih baik.

