Pendahuluan
Pendidikan tinggi Islam tidak hanya berfokus pada teori agama, tetapi juga pembentukan karakter, pemahaman tafsir, dan keterampilan dakwah yang relevan dengan zaman. Di antara kampus yang mengusung visi tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an As-Sunnah (STIQ As-Sunnah) hadir sebagai lembaga yang menyiapkan generasi muda dengan bekal ilmu Al-Qur’an dan As-Sunnah. Melalui program studi unggulannya, STIQ As-Sunnah berkomitmen mencetak kader Qur’ani yang mampu menjadi pendidik, pemimpin, dan dai di masyarakat.
1. Visi dan Misi STIQ As-Sunnah
STIQ As-Sunnah berdiri dengan visi membentuk “Generasi Qur’ani yang Berilmu, Beramal, dan Berdakwah dengan Akhlak Mulia.”
Kampus ini menekankan integrasi antara keilmuan Islam klasik dan modern. Misinya antara lain:
- Menyelenggarakan pendidikan tinggi berbasis Al-Qur’an dan Sunnah sesuai pemahaman salafus shalih.
- Meningkatkan kualitas hafalan dan pemahaman mahasiswa terhadap Al-Qur’an.
- Menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi di bidang pendidikan, dakwah, dan masyarakat.
2. Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)
Program studi ini menjadi unggulan utama STIQ As-Sunnah. Fokusnya adalah membentuk ahli tafsir yang mampu memahami kandungan ayat Al-Qur’an secara mendalam dan kontekstual.
Tujuan Program IAT:
- Membekali mahasiswa dengan kemampuan menafsirkan Al-Qur’an secara ilmiah dan komprehensif.
- Melatih kemampuan analisis ayat dengan memperhatikan konteks sosial, budaya, dan bahasa Arab.
- Mengajarkan metode tafsir klasik dan modern agar mahasiswa siap menghadapi tantangan zaman.
Keunggulan IAT di STIQ As-Sunnah:
- Setiap mahasiswa ditargetkan menghafal minimal 15–30 juz Al-Qur’an.
- Adanya mata kuliah Tafsir Tematik dan Ulumul Qur’an yang memperdalam pemahaman ayat-ayat kehidupan.
- Mahasiswa berkesempatan mengikuti praktik tafsir dan dakwah di berbagai daerah melalui program pengabdian masyarakat.
3. Program Studi Ilmu Hadis (IH)
Selain tafsir, ilmu hadis menjadi fondasi penting dalam pendidikan Islam. Program studi Ilmu Hadis (IH) di STIQ As-Sunnah menyiapkan mahasiswa menjadi peneliti hadis yang cermat, berakhlak, dan amanah dalam menyampaikan kebenaran.
Tujuan Program IH:
- Membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami, meneliti, dan mengklasifikasi hadis.
- Melatih keterampilan menganalisis sanad dan matan hadis sesuai kaidah ilmiah.
- Menumbuhkan semangat dakwah berbasis hadis Rasulullah SAW.
Keunggulan IH di STIQ As-Sunnah:
- Mahasiswa dibimbing langsung oleh dosen ahli hadis yang berpengalaman.
- Adanya laboratorium hadis digital untuk penelitian sumber-sumber klasik.
- Program tahsinul hadits (pelatihan membaca dan memahami hadis) diadakan rutin setiap semester.
4. Program Tahfiz dan Pengembangan Karakter Qur’ani
Selain dua program studi utama, STIQ As-Sunnah memiliki Program Tahfiz Al-Qur’an Intensif yang menjadi ciri khas kampus ini. Program ini tidak sekadar menekankan hafalan, tetapi juga pemahaman makna, tajwid, dan adab penghafal Al-Qur’an.
Komponen Program Tahfiz:
- Hafalan Bertahap: Target hafalan disesuaikan dengan kemampuan mahasiswa, mulai dari 5 hingga 30 juz.
- Muroja’ah Harian: Pembiasaan mengulang hafalan setiap hari dalam halaqah kecil.
- Evaluasi Rutin: Hafalan diuji setiap semester melalui ujian tahfiz resmi.
Selain itu, kampus juga menanamkan karakter Qur’ani melalui kegiatan halaqah tarbiyah, qiyamul lail berjamaah, dan kajian akhlak harian, membentuk mahasiswa yang kuat secara spiritual dan berakhlak mulia.
5. Pembelajaran Berbasis Praktik dan Pengabdian
Kelebihan lain dari STIQ As-Sunnah adalah pendekatan “learning by doing”. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung ke masyarakat.
Beberapa bentuk kegiatan praktik:
- Praktik Dakwah Lapangan: Mahasiswa mengisi ceramah dan kajian di masjid sekitar.
- Pengabdian di Pesantren dan Sekolah Islam: Melatih kemampuan mengajar dan berdakwah.
- Kegiatan Sosial Qur’ani: Mengajarkan baca tulis Al-Qur’an kepada anak-anak dan masyarakat umum.
Dengan demikian, lulusan STIQ As-Sunnah siap menjadi dai, pendidik, atau tokoh masyarakat yang berakhlak Qur’ani.
6. Dosen dan Fasilitas Penunjang
STIQ As-Sunnah memiliki tenaga pengajar yang kompeten—lulusan universitas Islam terkemuka, baik dari dalam maupun luar negeri. Fasilitas kampus juga mendukung proses belajar, di antaranya:
- Asrama mahasiswa Qur’ani
- Perpustakaan digital Islam
- Studio dakwah dan laboratorium media
- Ruang hafalan dan halaqah interaktif
Semua fasilitas tersebut didesain untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembentukan intelektual sekaligus spiritual mahasiswa.
Penutup
Program studi unggulan di STIQ As-Sunnah bukan hanya mencetak lulusan dengan gelar akademik, tetapi membentuk insan Qur’ani yang menguasai ilmu, berakhlak mulia, dan siap berdakwah di tengah masyarakat modern.
Melalui kombinasi antara ilmu tafsir, hadis, dan tahfiz, kampus ini membuktikan diri sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam yang komprehensif dan berdaya saing global.
“Dan sungguh, Kami telah mudahkan Al-Qur’an untuk diingat, maka adakah yang mau mengambil pelajaran?”
(QS. Al-Qamar: 17)

