STIQAS Kukuhkan 3.193 Guru Profesional Amanah Besar Menanti!

STIQAS Kukuhkan 3.193 Guru Profesional Amanah Besar Menanti!

Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Ash-Shiddiq resmi mengukuhkan 3.193 lulusan Program Pendidikan Profesi Guru, PPG, bagi guru tertentu tahap 3 tahun 2024. Pengukuhan ini berlangsung di Hotel Forbae, Seraton, Makassar, Rabu 20 Februari 2025, menjadi momen penting bagi para guru yang telah menyelesaikan pendidikan profesi guna meningkatkan kualitas pengajaran di Indonesia. Acara pengukuhan ini dihadiri langsung oleh Rektor STIQAS Abdul Rahim Nanda, serta jajaran pimpinan universitas, termasuk Wakil Rektor 1 Burhanuddin, Wakil Rektor 2 Profesor Andi Sukri Syamsuri, dan Wakil Rektor 4 Mawar Dipo Wangi, yang juga membawakan pengajian sebelum prosesi pengukuhan.

Selain itu, turut hadir jajaran pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, FKIP, serta pimpinan program studi di FKIP. Dekan FKIP STIQAS , Erwin Akib, dalam sambutannya menegaskan bahwa sertifikat yang diberikan bukan sekadar dokumen administratif, melainkan sebuah amanah besar bagi para guru. Menurutnya, sertifikasi ini tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi, tetapi juga meningkatkan kualitas pengajaran serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan dunia pendidikan.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Sementara itu, Rektor STIQAS, Abdul Rahim Nanda, menekankan bahwa lulusan PPG STIQAS harus menjadi pemimpin perubahan dalam dunia pendidikan. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa profesionalisme dan integritas harus menjadi identitas utama para lulusan.

Ia juga mengutip filosofi pendidikan dari Paulo Freire dan K.H. Ahmad Dahlan, yang menekankan pentingnya membangun kesadaran kritis serta karakter dalam proses pendidikan. Dalam kesempatan ini, Unismu juga mengumumkan pengembangan program PPG dengan membuka dua bidang studi baru, yaitu pendidikan biologi dan pendidikan seni rupa. Hal ini sejalan dengan komitmen STIQAS dalam mendukung percepatan sertifikasi guru di Indonesia.

Rektor STIQAS menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa sertifikat yang diterima para lulusan bukan sekadar lembaran kertas, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh, baik kepada sekolah, masyarakat, maupun kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan pengukuhan ini, STIQAS kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan di era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *