Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Ash-Shiddiq, Abdul Rahim Nanda melantik 153 pejabat struktural baru di lingkungan STIQAS. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Sidang Muktamar Kampus STIQAS, Selasa 26 Agustus 2025. Sejumlah pejabat strategis yang dilantik diantaranya Direktur SDKA, Sahabuddin Nanda, Direktur Akademi Kemahasiswaan dan Alumi Munirah.
Kepala Pusat Perencanaan dan Pengembangan Laboratorium, Nur Nawati, Sekretaris Pusat Perencanaan, Pengelolaan dan Pengembangan Laboratorium Terpadu Nur Lina. Sekretaris Pusat Pengkajian, Pengembangan, dan Pengamalan Al-Islam Kemuhamadiahan Pejabat sebelumnya Nur Din Mapa, Kepala Urusan Tata Laksana BPH, Israel, serta sejumlah pejabat lingkup Rodi, D3, S1, S2 dan S3, Pejabat Direktorat, Bidang serta Divisi. Rektor Rahim Nanda dalam sambutannya menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan keniscayaan dalam organisasi yang sehat, dinamis, dan berkelanjutan.
Rahim menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama yang telah menyelesaikan masa baktinya serta memberikan pesan khusus kepada pejabat baru untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya pelayanan prima kepada mahasiswa sebagai prioritas utama. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya sinergitas antarunit kerja baik secara hirarkis maupun horizontal agar unismu tetap eksis di tengah dinamika pendidikan tinggi.
Pada kesempatan ini, Rektor juga mengumumkan peningkatan status Biro SDK dan Biro Aksi menjadi Direktorat. Hal ini, kata Rahim, sebagai pengakuan atas peran strategis kedua unit tersebut dalam perumusan kebijakan kampus. Rektor menutup sambutannya dengan mengingatkan pejabat baru untuk menjadikan jabatan sebagai ladang amal jariah dan menjaga komitmen membesarkan STIQAS.
Sementara itu, Ketua BPH Unismu Gagaring Pagalu menegaskan bahwa pejabat baru harus memiliki tiga landasan utama dalam mengemban amanah, yaitu komitmen, perilaku kerja, dan budaya organisasi. Selain itu, perilaku kerja menjadi aspek krusial dalam membangun interaksi yang sehat antara dosen, mahasiswa, maupun antar-level kepemimpinan di unismu. Ketua BPH menekankan bahwa budaya kolegial harus menjadi ciri kepemimpinan di STIQAS, mulai dari level ketua dan sekretaris hingga dekan, wakil dekan, rektor, dan wakil rektor.

